Tampilkan postingan dengan label ulasan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ulasan. Tampilkan semua postingan

Lulus SMK; berkarir atau berwirausaha?

Lulus SMK; berkarir atau berwirausaha? - Keuntungan menjadi siswa SMK adalah prospek di masa depan terbilang menjanjikan. Setiap lulusannya, akan ditampung oleh pangsa pasarnya sendiri, bahkan sebelum siswa SMK lulus takjarang sudah ada perusahaan sebagai mitra industri yang memesan lulusan SMK.

Lulus SMK; berkarir atau berwirausaha?

Seiring dengan diterapkannya Kurikulum 2013, pada setiap SMK terdapat 6 bidang keahlian, 40 program studi, dan 121 kompetensi keahlian yang jumlahnya akan terus berkembang seiring waktu. Pengaruh dari Kuriklum 2013 hanya terletak pada perubahan mata pelajaran wajib, yaitu; Agama, Pancasila, Bahasa Indonesia, serta Matematika. Adapun hal penting yang harus diketahui oleh setiap orangtua siswa adalah 2 (dua) program SMK yang diselesaikan dalam waktu berbeda, yaitu program 3 (tiga) tahun dan program 4 (empat) tahun (satu tahun praktik lapangan).

Lulus SMK; berkarir atau berwirausaha?

Konsep SMK bisa memiliki mitra industri yang sudah memesan setiap lulusan siswa SMK-nya sesuai dengan desain awal SMK. Rancangan (desain) SMK sejak awal adalah menghasilkan tenaga kerja yang kompeten serta bersertifikat. Proses pembelajaran di SMK diarahkan pada kemandirian guna menciptakan peluang usaha.

Mekanisme pembelajaran pada setiap SMK di Indonesia yang ideal adalah setiap siswa bebas menunjukkan inovasinya dan kreatifitasnya sesuai dengan bidang yang telah menjadi pilihannya. Adapun guru memiiki tugas sederhana; mereka hanya menyampaikan permasalahan lalu solusinya diserahkan kepada siswa, hasilnya wajib dipresentasikan oleh para siswa SMK.

Tujuan dengan adanya mekanisme pembelajaran dengan bentuk tersebut guna mengasah communication skill setiap siswa SMK. Sehingga siswa terlatih untuk menciptakan inovasi dan kreasi baru untuk dikritisi oleh guru serta temannya dan mampu memperbaiki dan menjawab inovasi dan kreasi yang dikritisinya.

Peran guru lainnya adalah mengajarkan sosial kultur yang mampu membekali setiap siswa SMK saat berinteraksi di lingkungan kerja. Lulusan SMK memiliki beberapa pilihan dalam mencari kehidupan dengan beberapa keahlian yang dimiliki. Akhirnya hanya ada dua pilihan; berkarir di dunia industri atau menekuni usaha sendiri?
 

20% Lulusan SMK Melanjutkan ke PT

20% Lulusan SMK Melanjutkan ke PT - Pada dasarnya setiap lulusan SMK dapat melanjutkan ke perguruan tinggi (PT). Dan menurut hasil statistik, kurang lebih 20% lulusan SMK melanjutkan ke PT yang bersaing dengan lulusan SMA dan MA memperebutkan kursi PT yang memang terbatas.

20% Lulusan SMK Melanjutkan ke PT

Setiap lulusan SMK yang hendak melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi semisal PT, harus memiliki paling tidak 3 (tiga) kriteria utama.
  1. Kemampuan finansial, 
  2. Akademik, dan 
  3. Minat.  

20% Lulusan SMK Melanjutkan ke PT

Meskipun begitu, daya tampung kursi perguruan tinggi bisa terpenuhi karena adanya Akademis Komunitas (AK).   Prinsip AK yaitu sebagai pendidikan lanjutan berbasis keterampilan dari sekolah menengah bagi siswa SMA, SMK, atau Madrasah Aliyah. Dengan adanya AK, harapannya mampu memberikan penawaran program keahlian yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat, semisal; animasi, pertanian, kelautan, serta otomotif.

Selain kuliah di PT dan AK, setiap lulusan SMK bisa melanjutkan ke politeknik jurusan sains terapan dan doktor sains terapan. Hal ini sesuai dengan KKNI tahun 2012, bahwa jenjang pendidikan siswa SMK takhanya melalui pendidikan formal, namun bisa juga melalui beberapa bidang profesional ataupun kegiatan kerja mandiri.

Adapun bagi lulusan SMK yang besarnya mencapai 80% memilih untuk bekerja takperlu kuatir dengan persaingan lowongan pekerjaan. Melansir pemberitaan portal edukasi kompas, terdapat banyak industri baik dalam dan luar negeri yang mengakui kemampuan skill dari setiap lulusan SMK. Contohnya di negara sakura, Jepang; negeri matahari terbit ini menilai pekerjan lulusan SMK dari Indonesia terbilang profesional, pekerja keras, dan berkomitmen tinggi.

Peraturan Mendikbud tentang Ujian SMK

Peraturan Mendikbud tentang Ujian SMK - Secara filosofi, Ujian Nasional SMK bermanfaat guna memetakan penerimaan siswa dalam menerima pelajaran. Namun terdapat hal lain yang lebih penting, yaitu kompetensi lulusan SMK yang menjadi parameter keberhasilan individu lulusan. Pendapat tersebut disampaikan oleh Anang Tjahjono, Direktur Pembinaan SMK, saat dirinya menjelaskan tentang Uji Kompetensi terdiri dari ujian teori dan praktik.

Peraturan Mendikbud tentang Ujian SMK


Berdasarkan peraturan Mendikbud Nomor 3 Tahun 2013 dijelaskan tentang Kriteria Kelulusan Peserta Didik dari Satuan Pendidikan dan Penyelenggaraan Ujian Sekolah/Madrasah/Pendidikan Kesetaraan dan Ujian Nasional. Intinya, terdapat ujian-ujian SMK, yaitu ujian kompetensi (UK), ujian sekolah (US), dan ujian nasional (UN).

Peraturan Mendikbud tentang Ujian SMK

UK menjadi kebijakan tersendiri, karena lulusan SMK ditekankan pada keahlian dan keterampilan. Lulusannya pun dapat memperoleh sertifikat keahlian sesuai dengan jurusannya, di dalam UK terdapat ujian teori dan praktik. Sedangkan di dalam UN, mata pelajaran yang diujikannya sama seperti di SMA, meliputi; Matematika, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris. 

Tidak ada masalah bagi siswa SMK dalam menghadapi UN, pasalnya kebanyakan siswa memahami skema setelah lulus dari SMK; lebih memilih bekerja daripada melanjutkan ke perguruan tinggi. (BACA: "Tiga Keuntungan Bagi Lulusan SMK"). Artinya, setiap siswa SMK benar-benar mengasah skill di saat menimba ilmu di SMK yang akan mereka terapkan di dunia kerja nantinya.

3 (tiga) Keuntungan bagi Setiap Lulusan SMK

3 (tiga) Keuntungan bagi Setiap Lulusan SMK - Esensinya, lulusan SMK (sekolah menengah kejuruan) dapat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Tidak ada perbedaan antara lulusan sekolah menengah atas (SMA) dengan sekolah menengah kejuruan (SMK), hanya saja skema untuk SMK bisa langsung mencari pekerjaan atau berwirausaha.

Sejak saat ini SMK diharapkan memiliki mitra industri yang tujuannya menjaga skill setiap lulusan sesuai dengan standar industri yang membutuhkan SDM lulusan SMK.

Tentunya dengan bentuk skema seperti tersebut di atas sangat menguntungkan bagi para orangtua dan siswa SMK itu sendiri. Menjadi sebuah lembaga pendidikan yang banyak menyediakan tenaga teknis, SMK telah mencetak sumber daya manusia dengan keahlian yang bervariasi, sebut saja; animasi, IT, multimedia, otomotif, hingga desain. Dari segi kesempatan kerja, tentu saja SMK pilihan yang strategis. Bahkan SMK bisa menjadi jalan keluar sebagai pilihan atas tidak adanya biaya kuliah kelak.

3 (tiga) Keuntungan bagi Setiap Lulusan SMK

Harapan yang ideal bagi setiap lulusan SMK adalah terciptanya pribadi yang berkarakter, kompeten untuk mengembangkan keunggulan lokal, dan mampu berkompetisi menghadapi pasar global.
Kebutuhan industri terhadap teknisi kelas menengah sangat tinggi. Kondisi seperti ini adalah kesempatan bagi lulusan SMK untuk mendapatkan pekerjaan di sektor industri. ~ Mustagfirin, Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah
Ada 3 (tiga) Keuntungan bagi Setiap Lulusan SMK, yaitu.
  1. SMK memiliki peran menjadi jembatan bagi masyarakat yang kurang mampu agar mampu menyesuaikan taraf hidupnya dengan lebih meningkat.
  2. Lulusan SMK dapat memilih rencana selanjutnya setelah lulus sekolah, apakah akan bekerja atau berwirausaha? Sehingga di saat sudah mulai memiliki penghasilan, lulusan SMK memiliki pemikiran untuk meningkatkan kompetensi dan taraf hidupnya dengan melanjutkan sekolah lagi.
  3. SMK sangat kompetan dalam memberikan dukungan pada pertumbuhan ekonomi dan industri di Indonesia. 
Oleh karena itu, sejak saat ini SMK diharapkan memiliki mitra industri yang tujuannya menjaga skill setiap lulusan sesuai dengan standar industri yang membutuhkan SDM lulusan SMK. [edukasi.kompas]

Label

25 nabi 62 Daftar SMK Negeri dan Swasta di Kabupaten Bandung Aa Gym Animasi Bandar Lampung bandung Banjarnegara Basis Bekasi berita Boarding School Broadcasting Cari SMK di Bandung? Yaa SK Telkom Bandung! chatting Cirebon Depok Design Engineering Dewan Dewan Pendidikan Dewan Pendidikan Kabupaten Wonosobo Entrepreneurship Geografi Hardening ICT Ikan Indonesia Industri Informasi Information and Communications technology Inspiratif Internet jakarta Jambi jawabarat Jepara jogjakarta Jogyakarta Kabupaten Kabupaten Wonosobo Kapal kejahatan Kesehatan Kewirausahaan kisah Komputer Komunikasi otomotif. KOTA BEKASI Kota Cimahi Lomba Menulis Cerpen MA Menulis Skenario film & Membuat Komik Menulis Syair Model motivasi MTs Muhammadiyah musik nabi Nasional Nautika Nautika Kapal Penangkap Ikan Negeri NKPI NKPI : Jurusan SMK yang Menjanjikan olahraga Otomotif Pacitan Pembelajaran Penagkap pendidikan Pengertian Pengertian Entrepreneurship (Kewirausahaan) Penyiaran perhotelan Profil prolog Prosedur Purwodadi rasul Rohis Rohis SMK Negeri 9 Jakarta Salatiga Samarinda Sejarah Sekolah Sekolah Menengah Kejuruan Semarang sepakbola Singaraja SMKN Siswa SMK Memiih untuk Kuliah? SMA SMK SMK Al-​farisy Internasional Kota Cimahi SMK Daarut Tauhid SMK Negeri 2 Samarinda Smk Negeri 3 Bandar Lampung SMK NEGERI 6 KOTA BEKASI SMK Swasta Kurang Diminati di Banjarnegara SMKN SMKN 1 Sumenep SMKN 3 SMKN 3 Singaraja SMKN 7 Semarang Terapkan Tes Kesehatan yang Ketat SMP SMU solo soreang sosial media Subang Sumenep Surabaya Swasta tata boga Tausyiah Tausyiah Aa Gym di SMK Daarut Tauhid Boarding School Teknologi Tes TIK tips Ujian ulasan UNBK Verifikasi We-Chat Wonosobo